Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sumut

ISNU SUMUT HARGA MATI! DUKUNG PROF. KH. NASARUDDIN UMAR JADI KETUA UMUM PBNU

badge-check

ISNU SUMUT HARGA MATI! DUKUNG PROF. KH. NASARUDDIN UMAR JADI KETUA UMUM PBNU Perbesar

Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh kepada Prof. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama RI, untuk memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

 

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris PW ISNU Sumatera Utara, Dr. Salahuddin Harahap, M.A., didampingi Bendahara PW ISNU Sumatera Utara, Julpian Harahap, S.E., M.Si.

 

Menurut Salahuddin, posisi Menteri Agama yang sekaligus memimpin PBNU tidak semestinya dilihat secara subjektif sebagai sesuatu yang negatif. Justru, sepanjang dijalankan sesuai aturan, prinsip tata kelola, dan kepentingan organisasi, hal tersebut dapat menjadi kekuatan sinergitas antara kepemimpinan umat dan pemerintah.

 

“Jangan melihat rangkap jabatan hanya dari sisi negatif. Kita harus melihat potensi sinergitasnya. Ketika Menteri Agama juga memiliki kapasitas memimpin PBNU, komunikasi dan sinergi dapat semakin kuat dan stabil, tentu dengan tetap menjaga independensi NU,” ujar Salahuddin.

 

Menurutnya, sejarah NU juga menunjukkan adanya tokoh yang pernah mengemban amanah sebagai Menteri Agama sekaligus berada pada pucuk kepemimpinan NU. Pengalaman sejarah tersebut menjadi bukti bahwa hubungan yang kuat antara kepemimpinan NU dan pemerintahan dapat menghasilkan sinergitas dan daya dorong besar bagi kepentingan umat, selama tetap berada dalam koridor organisasi dan kepentingan bangsa.

 

Salahuddin menegaskan bahwa kepemimpinan PBNU ke depan harus mampu berdiri di atas seluruh kepentingan warga Nahdliyin.

 

“NU adalah NU kita bersama. NU bukan milik orang per orang dan bukan pula milik sekelompok orang. Karena itu, PBNU membutuhkan figur yang mampu merangkul seluruh kekuatan dan elemen di dalam NU, bukan mempertajam perbedaan,” tegasnya.

 

PW ISNU Sumatera Utara meyakini Prof. KH. Nasaruddin Umar memiliki kapasitas keulamaan, intelektualitas, pengalaman pemerintahan, serta jaringan nasional dan internasional yang dibutuhkan untuk menyatukan berbagai kekuatan di tubuh NU.

 

“Kami yakin Prof. Nasaruddin Umar mampu merangkul semua pihak. Yang dibutuhkan NU ke depan adalah konsolidasi, persatuan, stabilitas, dan kepemimpinan yang dapat menjadi rumah besar bagi seluruh Nahdliyin.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MANTAN CAMAT DOLOK DALAM SOROTAN, DUGAAN PUNGLI 86 DESA DIMINTA DIUSUT

26 Sep 2026 - 14:32 WIB

MANTAN CAMAT DOLOK DALAM SOROTAN, DUGAAN PUNGLI 86 DESA DIMINTA DIUSUT

Jembatan Gantung yang Tak Kunjung Berfungsi, Temuan Inspektorat Ungkap Kekurangan Volume Rp565 Juta

26 Sep 2026 - 12:33 WIB

Jembatan Gantung yang Tak Kunjung Berfungsi, Temuan Inspektorat Ungkap Kekurangan Volume Rp565 Juta

BIM Soroti Dugaan Galian C di Langkat, Minta Aparat Usut Legalitas dan Dugaan Keterlibatan Oknum

9 Sep 2026 - 12:01 WIB

BIM Soroti Dugaan Galian C di Langkat, Minta Aparat Usut Legalitas dan Dugaan Keterlibatan Oknum

Tak Lagi Belajar di Tenda, PERSIS dan Kemendikdasmen Bangun Ruang Kelas Darurat di Sumut dan Sumbar

5 Sep 2026 - 14:44 WIB

Tak Lagi Belajar di Tenda, PERSIS dan Kemendikdasmen Bangun Ruang Kelas Darurat di Sumut dan Sumbar

GEMPAR-SU DESAK KEJATI SUMUT USUT DUGAAN KEBocoran PAD MEDAN: “PANGGIL DAN PERIKSA BAPENDA!”

28 Agu 2026 - 12:17 WIB

GEMPAR-SU DESAK KEJATI SUMUT USUT DUGAAN KEBocoran PAD MEDAN: “PANGGIL DAN PERIKSA BAPENDA!”
Trending di Ekonomi & Bisnis